Tampilkan postingan dengan label Buah sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buah sehat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Januari 2009

Sari Buah Merah (Pandanus conoideus)

Sari Buah Merah sudah dirasakan manfaatnya oleh ribuan orang yang mengkonsumsinya. Banyak yang menyatakan bahwa Buah Merah sangat ampuh dalam membantu mengatasi berbagai penyakit degeneratif. Jika Anda ingin mencoba hal yang baru untuk meningkatkan kesehatan atau mengatasi keluhan kesehatan Anda maka buah merah sangat cocok untuk dicoba.

Sari Buah Merah pertama kali diperkenalkan sebagai suplemen kesehatan berkhasiat oleh Drs. I Made Budi, M.S. Pada awalnya hasil penelitan olahannya ini hanya dibagikan kepada keluarga dan para tetangga yang menderita sakit. Karena terbukti ampuh, berita soal Buah Merah ini cepat menyebar dan berkat promosi getok tular inilah lebih dari 1.000 orang di berbagai daerah dan mancanegara kini telah merasakan khasiat Sari Buah Merah. Penyakit yang dapat disembuhkan oleh Buah Merah (Pandanus conoideus) beragam, diantaranya: Kanker, Tumor, Kolesterol, Asam urat, Diabetes, Hipertensi, Flek paru, Hepatitis, Jantung koroner, Sakit mata, dan Osteosporosis (rapuh tulang). Buah Merah ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat membantu dalam melemahkan virus HIV/ AIDS.

Tokoferol, alfatokoferol, dan betakaroten yang terkandung dalam Buah Merah berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Ketiga senyawa inilah yang bisa memproses penyembuhan penyakit kanker, tumor, dan HIV/AIDS. Senyawa antioksidan ini bekerja menekan dan membunuh sel-sel kanker yang berbahaya.

Tokoferol yang ada di dalam Buah Merah tersebut adalah vitamin E alami yang bisa mengencerkan darah. Hal ini baik untuk penderita stroke. Sementara itu, betakaroten di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh manusia. Vitamin A inilah yang berfungsi membantu menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan mata.

Senyawa asam lemak tak jenuh, seperti omega 9, omega 6, dan omega 3 berperan membantu sistem kerja otak. Selain itu, senyawa ini di dalam tubuh juga bisa bekerja sebagai antioksidan. Kalsium dan besi yang ada di dalam Buah Merah sangat tinggi dan bisa membantu mencegah dan mengobati Osteoporosis.

Kamis, 08 Januari 2009

Stroberi pencegah kanker!

Stroberi punya bentuk yang unik, seperti hati. Warna buahnya yang sudah matang pun merah menggoda. Dan rasanya, luar biasa manis dan segar kalau kita beruntung mendapatkan yang kualitasnya tinggi. Buah mungil yang sering disebut buah cinta ini punya khasiat bagus untuk kesehatan tubuh.

Menurut USDA (United State Departement of Agriculture), stroberi mencegah kanker payudara dan leher rahim. Buah ini juga menekan risiko serangan jantung. Fungsi antioksidan stroberi turut disumbang kandungan vitamin C yang tinggi 56,7 mg per 100 gram. Berdasarkan standar Amerika Serikat, bila memakan delapan buah berukuran sedang mencukupi kebutuhan vitamin C per hari. Jumlah ini lebih tinggi ketimbang sebutir jeruk. Menurut The Iowa Womens Health Study, asupan vitamin C mereduksi risiko kanker hingga 37%.

Daftar kesaktian stroberi masih panjang. Buah yang pada zaman Yunani kuno diangkat sebagai lambang Dewi Cinta ini mampu mencegah jantung koroner dan menekan tekanan darah tinggi. Stroberi juga bisa mengatasi masalah pencernaan, hati, murus-murus, rematik, radang sendi dan encok. Makan stroberi juga bagus buat memutihkan gigi.

Khasiat yang dahsyat, stroberi bila dicampur bahan dasar lain, jadilah aneka minuman yang menyegarkan, seperti campuran buah stroberi segar dengan blue berry.

Stroberi sebagai instant radiant dengan mencampurkan tiga buah stroberi dan sesendok teh madu, hancurkan, namun jangan terlalu lembut.

Oleskan pada wajah dan diamkan 30 menit. Setelah masker agak mengering, gosok dengan gerak melingkar untuk meluruhkan sel-sel kulit mati dan melancarkan peredaran darah. Basuh dengan air dingin. Lakukan seminggu sekali. Vitamin C pada stroberi efektif mencerahkan kulit dan madu melembabkan kulit.

Buah Kurma Atasi Ragam Penyakit

Berbagai menu disajikan untuk berbuka puasa di bulan Ramadan, salah satunya adalah buah kurma. Selain dianjurkan dimakan saat berbuka puasa, ternyata buah ini mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

Menurut ahli gizi IPB, Dr Hardinsyah MS, Direktur Klinik Konsultasi Gizi dan Klub Diet IPB, buah kurma mengandung zat gizi yang nyaris lengkap dengan komposisi yang seimbang, meskipun dalam jumlah yang serba sedikit.

* Kurma Segar (Kurma Basah)
Kurma segar mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak tetapi rendah kandungan energi siap pakainya. Kandungan gula pada kurma ini mudah dicerna oleh tubuh.

Banyak manfaat kurma basah, antara lain; dapat mengontrol laju gerak rahim, menambah masa systole (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi), mencegah terjadi pendarahan pada perempuan ketika melahirkan serta mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.
* Kurma Kering
Kurma yang tidak segar (kering) tinggi akan kandungan energi siap pakai namun kandungan air dan beberapa vitamin lebih rendah, bahkan kandungan vitamin C-nya hilang. Kurma Kering berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Kandungan Kurma
Umumnya buah Kurma mengandung zat-zat berikut Gula (campuran glukosa, sukrosa, dan fruktosa), protein, lemak, serat, vitamin A, B1, B2, B3, potasium, kalsium, besi, klorin, tembaga, magnesium, sulfur, fosfor, dan beberapa enzim.

Manfaat
Sebagai bahan makanan :
Selain dimakan langsung, dikeringkan, juga digunakan sebagai bahan tambahan pada roti, coklat, sereal, penganan ringan, dan lain-lain.

Obat :
1. Buah kurma dapat mencegah stroke.

2. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

3. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

4. Buah kurma, baik kering maupun basah dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

5. Kurma mengandung potasium yang tinggi. Potasium bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah, untuk terapi darah tinggi, serta membersihkan karbon dioksida dalam darah. Potasium juga bermanfaat untuk memicu kerja otot dan simpul syaraf.

6. Mengkonsumsi 100 gram kurma, dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan menghambat penyerapan lemak atau kolesterol dalam usus besar sehingga kadar kolesterol dalam darah menurun.

7. Berbagai mineral yang diperoleh dari kurma bermanfaat untuk mengoptimalkan kandungan elektrolit dalam cairan tubuh

8. Mengandung zat tannin yang tinggi yang dapat digunakan untuk anti-diare, anti-hemostatis, dan anti-hemoroid

9. Obat flu, radang tenggorokan.

10. Mengatasi mabuk

11. Meningkatkan thrombosit pada penderita demam berdarah


Tips Bagi Penderita Demam Berdarah :
Untuk yang telah positif terjangkit DBD, Anda bisa mengobatinya dengan membuatkan Jus Kurma. Caranya : Ambil 500 gram kurma, buang bijinya lalu diblender dengan 5 gelas air sampai lembut. Minumkan pada penderita setiap jam, satu gelas sampai habis.